Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas

Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas – Jika indukan burung kenari telah bertelur dengan baik dan telur-telurnya sudah dapat di tetaskan dengan baik. Maka tahap yang dapat kita lakukan selanjutnya ialah melakukan Merawat pada anakan burung kenari yang telah di tetaskan tadinya.

Untuk Merawat anakan burung kenari ini biasanya harus di lakukan sebaik mungkin. Karena dalam hal perawatan dan juga pembesaran anakan burung kenari ini tidak boleh di lakukan dengan cara yang salah. Karena seperti yang telah kita ketahui bahwa anakan burung kenari ini sangat rentan terhadap suatu bahaya apa pun.

Advertisement

Bahaya yang di maksud tersebut seperti halnya burung kenari tersebut mudah terserang penyakit. Sehingga untuk perawatan burung kenari ini memang harus di lakukan sebaik mungkin. Tetapi setelah penetasan selesai di lakukan oleh indukan burung kenari ini, biasanya anakan tersebut dapat langsung di asuh oleh indukan burung kenari tersebut.Penting di baca dulu Pamor Perkutut Majapahit Bagi Pemilik Baik Buruknya

Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas

Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas

Anakan burung kenari tersebut baru dapat di lepaskan ketika telah memasuki usia sekitar 3 mingguan. Jika telah memasuki usia 3 minggu, maka perawatan anakan burung kenari tersebut dapat kita lakukan dengan sendirinya. Perawatan yang kita lakukan terhadap anakan burung kenari ini biasanya harus sama seperti apa yang di lakukan oleh indukan kenari.

Ketika anakan burung kenari tersebut telah memasuki usia 2 minggu, anakan burung tersebut sudah dapat di beri makan dengan sendirinya. Tetapi tentunya pakan yang di berikan untuk anakan kenari ini berbeda dengan pakan yang di berikan untuk indukan kenari.

Untuk pemberian pakan ini sebaiknya langsung saja di berikan di dalam tempat penangkaran tersebut. Sebelum anakan dengan induknya di pisahkan, maka ada baiknya pemberian pakan yang ada di dalam sangkar tersebut harus di pisahkan antara pakan anakan dengan pakan indukan.Simak juga 11 Katuranggan Perkutut Pembawa Sial Bagi Sang Pemilik

Untuk peletakkan pakan kenari anakan dengan kenari indukan, sebaiknya harus di beri jarak yang jauh agar tidak terjadi kesalahan dalam memakan. Biasanya anakan burung kenari ini baru dapat memiliki jenis pakan yang sama dengan induknya yaitu ketika telah berusia sekitar satu bulan.

Pada usia tersebut anakan burung kenari telah di memasuki sangkar atau kandang yang telah berbeda. Sehingga untuk pakannya pun juga harus sama dengan pakan yang di berikan pada burung kenari indukan. Sehingga dapat memudahkan kita untuk melakukan pemberian pakannya.

Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas

Tetapi untuk pemberian pakan pada anakan burung kenari yang baru berusia 2 minggu ini biasanya tidak boleh terlalu banyak. Karena anakan tersebut tidak memiliki daya tampung yang besar, sehingga harus di berikan pakan yang tidak boleh terlalu banyak.

Selain itu untuk anakan burung kenari yang berusia sekitar 2 minggu ini pemberian pakannya pun harus melalui induknya. Jadi untuk perawatan anakan burung kenari ini sebenarnya tidak semudah yang di fikirkan, sehingga harus di perhatikan dengan sebaik mungkin.Penting di baca Suara Perkutut Bangkok Bisa Mengundang Rezeki Pemilik

Advertisement

Perawatan telur kenari Sebelum dan sesudah menetas

Setelah proses perkawinan selesai di lakukan dengan menggunakan jenis indukan yang berkualitas. Maka tahap yang selanjutnya ialah melakukan penanganan telur pada burung kenari ini. Tetapi penanganan telur ini hanya dapat di lakukan ketika indukan burung kenari ini telah bertelur.

Jika proses perkawinan tersebut berhasil di lakukan dengan baik, maka indukan burung kenari tersebut baru dapat mengeluarkan telur-telurnya sekitar satu bulan setelah proses perkawinan selesai di lakukan. Biasanya penanganan telur yang baru di tetaskan tersebut harus di lakukan sebaik mungkin.

Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas

Karena pada dasarnya telur-telur yang barusan di keluarkan tersebut masih dalam keadaan yang rawan, sehingga harus butuh penanganan yang khusus. Biasanya telur yang dapat di hasilkan dari indukan betina burung kenari ini ialah sekitar 7 hingga 8 butir.Simak juga Ragam Jenis Kenari Lokal Impor Unggulan Sebagai Kontes

Biasanya telur yang di hasilkan tersebut bisa langsung saja di pindahkan langsung ke dalam sangkar yang telah di persiapkan. Biasanya sangkar yang di persiapkan untuk peletakkan telur-telur burung kenari ini harus berukuran besar.

Untuk telur-telur kenari tersebut biasanya dapat langsung di letakkan di atas jerami yang telah di persiapkan. Jerami ini pun juga harus memiliki ukuran yang lebih besar dari indukan burung kenari ini sendiri. Jika ukuran jerami tidak lebih besar, maka telur-telur kenari tersebut dapat keluar tanpa pengeraman dari induknya..

Berapa Hari Telur Kenari akan menetas

Biasanya telur-telur burung kenari tersebut baru dapat menetas ketika telah memasuki hari ke 9 setelah di erami. Jika dalam kurun waktu hingga 2 minggu, berarti telur burung kenari yang di erami tersebut sudah tidak dapat lagi menetas, maka dari itu telur yang tidak menetas harus segera kita buang karena akan dapat mengakibatkan pembusukan di dalam kandang.Tulisan terkait Melatih Kenari Sebelum Masuk kontes Supaya Berkicau Gacor

Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas

Untuk telur burung kenari yang baru saja menetas tadi, biasanya langsung dapat kita pindahkan ke tempat kandang lainnya. Pemindahan telur burung kenari yang baru saja memasuki masa pengeluaran tersebut harus di lakukan dengan baik baik dan juga harus hati-hati.

Karena jika tidak di lakukan dengan hati-hati, maka telur burung kenari tersebut akan pecah. Karena pada dasarnya telur burung kenari ini merupakan suatu jenis telur yang rentan pecah, sehingga pemegangannya pun harus di lakukan sebaik-baik mungkin.

Biasanya indukan kenari yang sedang mengerami telur-telurnya ini tidak akan meninggalkan telur-telurnya meski pun indukan tersebut mengalami kelaparan. Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya sakit pada indukan burung kenari, maka ada baiknya jika kita meletakkan pakan dan minum di tempat yang tak jauh dari tempat pengeraman tersebut.

Tempat pakan dan minum yang di sediakan tersebut biasanya dapat di letakkan di samping atau pun di depan burung kenari yang mengeram. Jika peletakkan pakan dan minum tersebut jauh dari tempat pengeraman, maka sudah di pastikan bahwa indukan kenari tersebut tidak akan memakan pakan yang sudah di sediakan.sekian Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas  semoga bisa membantu dan berguna..jangan lupa baca juga Cara Paling Benar Memilih Bibit Anakan Kenari F1

Advertisement
Baca juga: Ciri Fisik dan suara murai batu medan gacor
Cara Merawat Kenari Anakan Hingga Menjadi Trotoal Berkualitas | admin | 4.5
error: Tulisan Di lindungi DCMA.