Ciri Murai Batu Betina Siap Kawin Dan Cara Menjodohkan Induk

Ciri Murai Batu Betina Siap Kawin Dan Cara Menjodohkan Induk – Saat ini, jumlah murai batu di alam liar sudah semakin menipis. Hal ini diperparah lagi murai batu berkembang biaknya lambat.

Bahkan burung murai batu sudah termasuk burung yang hampir punah di alam liar. Karena sudah dikategorikan sebagai burung yang langka, membuat para kicau mania berinisiatif untuk menangkarkan murai batu.

Advertisement

Saat ini sudah banyak para kicau mania yang menangkarkan murai batu. Menangkarkan murai batu dilakukan dengan tujuan untuk mencegah kepunahan.

Di alam menangkarkan murai batu, tentunya ada proses penjodohan. Proses penjodohan ini akan menghasilkan anakan yang nantinya akan dirawat.

Dengan begitu, jumlah murai batu dari tahun ke tahun semakin banyak walaupun dari hasil penangkaran.

Ciri Murai Batu Betina Siap Kawin Dan Cara Menjodohkan Induk

Ciri Murai Batu Betina Siap Kawin Dan Cara Menjodohkan Induk

Menangkarkan murai batu bukan lagi untuk tujuan pelestarian saja tetapi saat ini para kicau mania menangkarkan murai batu memiliki tujuan tersendiri yaitu untuk diikutsertakan ke dalam kontes burung berkicau dengan harapan akan mendapatkan gelar jawara.penting di baca dulu Perawatan Cucak Jenggot Bakalan,Anakan dan Dewasa

Untuk mendapatkan gelar jawara tentunya tidak mudah. Diperlukan perawatan yang benar supaya menghasilkan burung murai batu jawara.

Langkah awal untuk mencetak murai batu jawara adalah dengan cara menjodohkan indukan murai batu terlebih dahulu.

Sebelum menjodohkan murai batu, terlebih dahulu memih calon indukan yang sesuai. Setelah itu, calon indukan tersebut dapat dijodohkan.

Advertisement

Cara menjodohkan murai batu adalah dengan meletakkan murai batu jantan di dalam sangkar yang berbeda. Sangkar yang digunakan untuk induk jantan merupakan sangkar jodoh. Sedangkan induk betina diletakkan di dalam kandang penangkaran.Simak dulu 2 KRITERIA DASAR PENILAIAN LOMBA BURUNG BERKICAU

Sangkar jodoh yang sudah berisi induk jantan, selanjutnya dapat diletakkan ke dalam kandang penangkaran agar tidak sulit dalam proses pemeliharaan.

Awalnya, kedua indukan tersebut akan saling melihat dan saling bersahutan. Jika sudah terjadi interaksi tersebut itu artinya kedua indukan tengah saling mengenal.

Proses pengenalan ini akan selesai jika antara indukan jantan dengan indukan betina memiliki kicauan iramanya yang seimbang.

Selain itu, keduanya juga akan menampakkan tingkat laku ingin kawin. Jika sudah terjadi hal tersebut segera keluarkan induk jantan dari sangkar jodoh dan masukkan ke dalam kandang penangkaran.

Setelah dimasukkan ke dalam kandang penangkaran dimana burung murai batu induk betina telah berada disitu maka akan terjadi proses perkawinan secara alami.Baca juga Cara Merawat Anis Merah Bakalan Dewasa Macet Bunyi

Jika terjadi proses perkawinan alami selanjutnya kedua indukan akan membuat sarang. Biasanya induk jantan akan mencari tempat yang nyaman untuk meletakkan sangkarnya dengan cara mengelilingi kandang.

Jika sudah mendapatkan tempat yang nyaman selanjutnya sangkar diletakkan di tempat tersebut. Apabila sarang sudah selesai dibuat selanjutnya hanya tinggal menunggu induk betina bertelur, mengeram, dan menetas.

Dalam satu periode kawin, burung akan menghasilkan kurang lebih lima butir telur.

Saat proses kawin sedang berlangsung, sebaiknya induk jantan dan induk betina diberikan pakan yang berkualitas supaya menghasilkan telur yang berkualitas.

Setelah menetas, anakan tersebut perlu dirawat supaya menghasilkan anakan yang berkualitas dan menjadi calon jawara.Inilah Ciri Murai Batu Betina Siap Kawin Dan Cara Menjodohkan Induk somak tulisan terkait lain Kehidupan Murai Batu Di Alam Liar Populsainya Semakin Punah

Advertisement
100 Model Kaos Burung Unik murah
Ciri Murai Batu Betina Siap Kawin Dan Cara Menjodohkan Induk | admin | 4.5
error: Tulisan Di lindungi DCMA.