Pakan Lolohan Anakan Murai Dan Umur Waktu Disapih Dari Induk

Pakan Lolohan Anakan Murai Dan Umur Waktu Disapih Dari Induk – Untuk menjaga dan melestarikan murai batu, ada banyak hal yang dapat kita lakukan. Dan salah satunya adalah dengan menangkarkan murai batu.

Saat menangkarkan murai batu, tentu murai batu tersebut perlu dikawinkan agar berkembang biak lagi. Setelah proses pengawinan tersebut selesai dilakukan selanjutnya telur-telur tersebut akan menetas dan menjadi anakan murai batu.

Advertisement

Jika disini penangkaran bertujuan hanya sebagai pemuas keinginan saja, perawatan anakan tidak perlu dilakukan secara mendetail. P

erawatan dapat dilakukan sewajarnya saja tanpa harus melihat keseluruhan perawatan. Sedangkan jika penangkaran murai batu bertujuan ingin diikutsertakan ke dalam kontes maka perawatan anakan perlu dilakukan dengan mendetail dan dengan baik.

Dari anakan ini lah kita dapat membentuk karakter dari murai batu dan menjadikannya sebagai murai batu jawara.

Pakan Lolohan Anakan Murai Dan Umur Waktu Disapih Dari Induk

Pakan Lolohan Anakan Murai Dan Umur Waktu Disapih Dari Induk

Di dalam masa perawatan anakan murai batu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Lantas, apa-apa saja hal yang perlu diperhatikan ketika merawat anakan murai batu? Hal yang perlu diperhatikan ketika merawat anakan murai batu yang baru menetas diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Pemberian pakan

Anakan yang baru menetas sebaiknya jangan diberikan pakan terlebih dahulu. Pakan dapat diberikan setelah umur anakan sudah memasuki usia 5 atau 7 hari.

Pakan yang diberikan dapat berupa kroto dan jangkrik. Kedua pakan ini perlu diberikan karena sangat berpengaruh besar terhadap pembentukan badan serta pertumbuhan bulu yang sempurna.Baca dulu Cara Memaster Murai Batu Menggunakan Hp Dan Burung

Advertisement

Pada umumnya anakan yang baru menetas akan bersama dengan induknya. Pemberian pakan pun dilakukan oleh induknya.

Sebagai pemilik peran kita hanyalah menyediakan pakan di dalam sangkar. Ketersediaan pakan harus selalu dicek setiap jamnya untuk mencegah kekurangan makanan karena pada saat sedang mengeram anaknya, indukan akan membutuhkan banyak makanan.

  • Umur Penyapihan anakan Murai batu

Setelah anakan menetas sebaiknya anakan dierami oleh induknya terlebih dahulu. Pengeraman dilakukan selama tujuh hari penuh.

Ingatlah, jangan ambil anakan terlebih dahulu sebelum dieram oleh indukanya terlebih dahulu selama tujuh hari penuh. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya anakan tidak terserang penyakit.

Anakan yang baru menetas pada umumnya rentan terkena penyakit. Jika tidak dijaga oleh indukannya maka akan sangat rentan terkena penyakit.Baca dulu Cara Merawat Cendet/Toet Harian Supaya Salto dan Gacor

Penyapihan tidak boleh dilakukan lebih dari tujuh hari. Mengapa begitu? Karena akan menyebabkan anakan takut dengan manusia.

Jika anakan takut dengan manusia maka bagaimana caranya kita dapat menyuapi anakan murai batu tersebut? Sedangkan anakan murai batu perlu disuapi supaya tidak kelaparan.

Itu berarti jika tidak disuapi anakan akan mati karena kelaparan. Karena itulah jangan menyapih anakan lebih dari tujuh hari supaya anakan tidak takut dengan manusia dan nyawanya dapat tertolong.

Setelah tujuh hari barulah anakan dapat dipisahkan dari indukannya. Ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh apabila anakan dipisahkan dengan indukannya.

Salah satu keuntungannya adalah indukan dapat di kawinkan kembali dan beberapa keuntungan lainnya.demikian Pakan Lolohan Anakan Murai Dan Umur Waktu Disapih Dari Induk  simak tulisan sebelumnya Pakan Dan Vitamin Trotoal Anakan Murai Batu

Advertisement
100 Model Kaos Burung Unik murah
Pakan Lolohan Anakan Murai Dan Umur Waktu Disapih Dari Induk | admin | 4.5
error: Tulisan Di lindungi DCMA.